Senin, 05 Maret 2012

Peraturan Futsal

Peraturan Futsal

- Lapangan permainan

Ukuran: panjang 25-42 m x lebar 15-25 m

Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan

Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari setiap pos

Garis penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang

Garis penalti kedua: 12 m dari titik tengah garis gawang

Zona pergantian: daerah 6 m (3 m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan

Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m

Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif

- Bola
Ukuran: 4

Keliling: 62-64 cm

Berat: 390-430 gram

Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama

Bahan: kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu, tak berbahaya)

- Jumlah pemain (per tim)
Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang

Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2

Jumlah pemain cadangan maksimal: 7

- Jumlah wasit

Jumlah wasit: 2

Jumlah hakim garis: 0

Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas

Metode pergantian: “pergantian melayang” (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)

- Perlengkapan pemain

Kaos bernomor

Celana pendek

Kaos kaki

Pelindung lutut

Alas kaki bersolkan karet

- Lama permainan
Lama normal: 2×20 menit

Lama istiharat: 10 menit

Lama perpanjangan waktu: 2×10 menit

Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai

Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan

Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit

- Kejuaraan futsal terkemuka

Piala Dunia Futsal FIFA

1989 (di Rotterdam, Belanda): dimenangkan Brasil

1992 (di Hong Kong): dimenangkan Brasil

1996 (di Barcelona, Spanyol): dimenangkan Brasil

2000 (di Guatemala): dimenangkan Spanyol

2004 (di Taiwan): dimenangkan Spanyol.

2008 (di Brasil): dimenangkan Brasil.

Piala Dunia Futsal AMF

1982 (di Sao Paulo, Brazil): dimenangkan Brazil

1985 (di Madrid, Spanyol): dimenangkan Brazil

1988 (di Melbourne, Australia): dimenangkan Paraguay

1991 (di Milan, Italia): dimenangkan Portugal

1994 (di Argentina): dimenangkan Argentina

1997 (di Meksiko): dimenangkan Venezuela

2000 (di La Paz, Bolivia): dimenangkan Kolombia

2003 (di Paraguay): dimenangkan Paraguay

Cara Merawat Sepatu

Cara Merawat Sepatu

Buat kalian yang suka banget main futsal, sepatu futsal merupakan perlengkapan yang wajib, selain untuk keamanan dan kenyamanan, sepatu futsal juga harus gaya, nah jika sepatu futsal kita tidak di rawat maka unsur gaya itu berkurang sedikit, kali ini saya akan berbagi sedikit tips merawat sepatu futsal.

sepatu futsal sering di gunakan dengan intensitas tinggi, sehingga kelembapan dalam sepatu tinggi akibat panas dari suhu kaki dan keringat, biasanya ini akan menyebabkan sepatu menjadi bau, dan mudah rusak, untuk mengatasi hal ini sebaiknya segera longgarkan tali sepatu untuk memberi ruang udara yang masuk pada sepatu, Tidak di anjurkan menaruh kaus kaki di dalam sepatu, sebaiknya tambahkan silica gel untuk menyerap kelembapan, Jika sepatu kita terlanjur bau setelah di pakai taruh kapur barus bulat, atau dapat di taburkan kopi di dalamnya.



Kenali jenis upper sepatu anda apakah dari kulit asli atau sintetik? Jika sintetik cuci seperti biasa dan keringkan di bawah sinar matahari, sebelum di gunakan pastikan sepatu kering sempurna, untuk menghindari kelembapan dan kekuatan lem tetap terjaga.

Untuk upper kulit asli sebaiknya jangan terlalu sering di cuci, hanya keringkan dengan suhu ruangan, setelah kering sempurna sebaiknya gunakam wax kulit/ semir. jika warna semir tidak ada yang cocok gunakan semir netral ini untuk mencegah kulit menjadi kaku dan pecah.Inti dari kekuatan sepatu adalah perawatan, jadi sepatu original yang bagus dan mahal jika perawatan tidak baik, maka sepatu akan cepat hancur.